Profile
· Diskripsi Umum
· Struktur Organisasi
· Mitra Kerjasama
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok dan Fungsi
· Status
· Sejarah Singkat
· Jangkauan Pelayanan
· Sasaran Garapan

BBRSBD
· Kedudukan
· Fasilitas
· Pendaftaran Siswa Baru
· Sumber Daya Manusia
· Pelayanan Rehabilitasi

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

UNDUH
· FOTO GEDUNG INDUK
· Profil

PEMBERIAN BANTUAN MODAL USAHA BAGI EKS PENERIMA MANFAAT
Dikirim oleh irhan pada Senin, 21 Agustus 2017 (26 kali dibaca)
BeritaTamu menulis "

PEMBERIAN BANTUAN MODAL USAHA BAGI EKS PENERIMA MANFAAT
REGULER DAN PENJANGKAUAN BBRSBD PROF.DR.SOEHARSO SURAKARTA
TAHUN ANGGARAN 2017

Bertempat di Gedung Browijoyo BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta, tanggal 15 Agustus 2017 dilaksanakan kegiatan pemberian bantuan modal usaha bagi eks Penerima Manfaat Reguler dan Penjangkauan BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta. Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyaluran dan Bimbingan Lanjut , Tutik Nurning, Dinas Sosial Kabupaten Sragen ( Ibu Urbaniyah ) , kepala Seksi Bimjut, Suyono Yusuf, pekerja sosial , Penyuluh Sosial dan 16 orang Eks Penerima Manfaat yang mendapatkan Bantuan Modal Usaha serta orang tua/wali pendamping.

Dalam pengarahannya Kepala Bidang Penyaluran dan Bimbingan Lanjut , Tutik Nurning yang mewakili kepala BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta, AM. Asnandar, Menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bapak / Ibu Orang tua/ Pendamping serta Penerima Manfaat Penerima Bantuan. Selanjutnya mengatakan bahwa Penyandang disabilitas daksa eks Penerima manfaat reguler dan penjangkauan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof.Dr.Soeharso Surakarta setelah kembali kemasyarakat diharapkan bisa memulai dengan usaha mandiri. Namun dalam usahanya tidak semua bisa berjalan dengan mulus, ada sebagian yang mengalami hambatan dalam mengembangkan dan meningkatkan usahanya. Dari hasil kegiatan bimbingan lanjut eks penerima manfaat reguler dan penjangkauan di daerah asal ditemukan beberapa masalah keberhasilan dalam pemberdayaan ekonomi serta kemandiriannya. 16 orang diantara dinyatakan masuk kriteria penerima Bantuan Modal Usaha sebesar Rp. 1.700.000, Untuk Eks. Penerima Manfaat Reguler dan Rp. 1.750.000, Untuk Eks Penerima Manfaat Penjangkauan. Bantuan diberikan secara Cash Tranfer melalui Rekening Bank BRI. Selanjutnya Tutik Nurning memberikan motivasi cara pengembangan usaha yang lebih maju dan cara melapor pada pejabat/ aparat setempat dalam memasarkan hasil karyanya, karena Penerima Manfaat setelah keluar dari BBRSBD Prof.Dr.Soeharso yang memperhatikan masyarakat , Dinas Sosial serta instansi terkait di daerah masing-masing.

" Catatan:

Yunianto Pratomo, AKS


(selengkapnya... | 4769 byte lagi | Nilai: 0)

PENYERAHAN 9 PESERTA REHABILITASI TERPADU PENYANDANG DISABILITAS PERSONAL KEMHAN
Dikirim oleh irhan pada Minggu, 06 Agustus 2017 (31 kali dibaca)
BeritaTamu menulis "

PENYERAHAN 9 PESERTA REHABILITASI TERPADU PENYANDANG DISABILITAS PERSONAL KEMHAN DAN TNI TINGKAT TERAMPIL LATIH ANGKATAN XLII GELOMBANG II TAHUN 2017

 

Surakarta—Bertempat di mess Perwakilan Pusat Rehabilitasi Kementerian Keamanan dan Pertahanan Surakarta Jum’at (4/8/2017) berlangsung penyerahan 9 Peserta Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas Personal Kemhan dan TNI Tingkat Terampil Latih Angkatan XLII Gelombang II Tahun 2017. Ke 9 siswa TNI Latih merupakan dari berbagai kesatuan yang ada di Indonesia, ujar dr. Achmad Dewanto, Sp.PD selaku kepala Pusat Rehabilitasi Kementerian Keamanan dan Pertahanan, dan Siswa TNI Latih tersebut telah memiliki jabatan dan pangkat tetapi selama pelatihan di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta sama kedudukannya sebagai siswa lainnya yang harus mengikuti instruksi dari guru/pembina/instruktur, mereka ditempatkan di BBRSBD untuk memperoleh keterampilan karena domisilinya dekat dengan rumahnya dan tempat bekerjanya.

" Catatan:

Endang Gumelar G (Tim Website BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta)


(selengkapnya... | 2093 byte lagi | Nilai: 0)

PEMBINAAN PEGAWAI DAN PENGUKUHAN PENGURUS KORPRI ANTAR WAKTU PERIODE 2014 2019
Dikirim oleh irhan pada Minggu, 06 Agustus 2017 (19 kali dibaca)
BeritaTamu menulis "

PEMBINAAN PEGAWAI DAN PENGUKUHAN PENGURUS KORPRI ANTAR WAKTU PERIODE 2014 – 2019
BBRSBD PROF.DR.SOEHARSO SURAKARTA
TAHUN 2017

 

Pembinaan Pegawai dan Pengukuhan Pengurus Korpri antar waktu Periode 2014 – 2019 BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta, dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2017, bertempat digedung serba Guna BBRSBD Prof.Dr. Soeharso Surakarta, dimulai pukul, 09.00 WIB , Hadir pada acara tersebut Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, dan seluruh pegawai BBRRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta.

" Catatan:

Yunianto Pratomo, AKS


(selengkapnya... | 2942 byte lagi | Nilai: 0)

PERANAN TIM TRC BBRSBD SURAKARTA DALAM PENYERAHAN BANTUAN MENTERI SOSIAL RI
Dikirim oleh irhan pada Rabu, 02 Agustus 2017 (16 kali dibaca)
BeritaTamu menulis "

PERANAN TIM TRC BBRSBD PROF.DR.SOEHARSO SURAKARTA DALAM PENYERAHAN BANTUAN MENTERI SOSIAL RI MELALUI DIREKTORAT REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS DI KECAMATAN TAWANGSARI KABUPATEN SUKOHARJO, TANGGAL 30 JULI 2017.

Menteri Sosial RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI, pada tanggal 30 Juli 2017, menyerahkan bantuan satu buah Kursi Roda pada Sri Sutarni (30 th) yang bertempat tinggal di Dk. Tompe, Ds. Lorog, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Bantuan dibawa oleh Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Kementerian Sosial RI ( Ajoe ) didampingi Tim Reaksi Cepat (TRC) Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD ) Prof.Dr.Soeharso Surakarta ( Yunianto ), untuk diserahkan pada Sdri. Sri Sutarni yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD ) Arif. Zainudin Surakarta.

Hasil Identifikasi TRC BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta, kepada Ibu Ginem dan di dampingi oleh Sdri. Dita Prastika ( Komunitas Berbagi Solo Raya ) bahwa Sri Sutarni (30 th ) adalah anak pertama dari ibu Ginem yang bekerja sebagai buruh tani di Dk. Tompe, Rt.04.Rw.02 Ds, Lorog, Kec. Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, seorang penyandang disabilitas daksa ( Kekakuan pada kedua kaki ) dan mengalami gangguan jiwa, sejak usia 15 tahun yang lalu akibat sakit Depresi, Ayahnya (alm. Bp. Wahono ) mengalami sakit depresi karena kondisi ekonomi lemah. Sehingga sejak saat itu Sutarni yang masih duduk di bangku SMP, tidak mau sekolah lagi, karena sering termenung dan berbicara sendiri . Upaya yang dilakukan keluarga hanya dibawa ke puskesmas setempat karena keterbatasan biaya. Latar belakang keluarga bahwa Sri Sutarni memiliki dua orang adik, yang laki-laki bernama Riyan sekolah di SMK, yang perempuan bernama Tri Yuliana sekolah di SMP, dengan biaya dicicil dari hasil buruh tani ibu Ginem ( belum mendapat bantuan sosial dari manapun ).

" Catatan:

Penyuluh Sosial


(selengkapnya... | 3863 byte lagi | Nilai: 0)

PEMBUKAAN RSBM
Dikirim oleh irhan pada Selasa, 18 Juli 2017 (27 kali dibaca)
BeritaTamu menulis "

PEMBUKAAN RSBM DI KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL PROVINSI DIY BEKERJASAMA DENGAN KOREA DISABLED PEOPLES DEVELOPMENT INSTITUTE (KODDI) REPUBLIC of KOREA

Pembukaan pelaksanaan Program Desa Kreatif melalui Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RSBM) bagi Penyandang Disabilitas Daksa di Sewon Bantul Yogyakarta diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso Surakarta, sebagai pelaksana proyek bekerjasama dengan Korea Disabled Peoples Development Institute (KODDI) Republic of Korea secara resmi di buka oleh Bupati Bantul H. Soeharsono, di hadiri dari pihak KODDI Park Young-soon, Dirjend Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Marjuki, Direktorat RSPD Bambang Sugeng, Kepala BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta A.M. Asnandar dan SKPD Kabupaten Bantul serta diliput NET TV, ADI TV, Societa Humas Kemensos dan media cetak lokal di Balai Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Provinsi DIY. Dasar kegiatan tersebut dilaksanakan adalah adanya MoU antara Kementerian Sosial RI dan Korea Disabled Peoples Development Institute (KODDI) Republic of Korea tentang Program Kemandirian Hidup Penyandang Disabilitas melalui Pelatihan Kejuruan yang ditanda tangani di Jakarta tanggal 22 November 2016. Data penyandang disabilitas yang ada diwilayah Kabupaten Bantul tergolong paling besar pasca gempa dibandingkan dengan daerah kabupaten-kabupaten lainnya yaitu ± 7.400 orang.

" Catatan:

Tim Website BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta


(selengkapnya... | 5057 byte lagi | Nilai: 0)

Hit

Kami sudah menampilkan
1019423
halaman sejak October 2009

Info Kemsos RI

View All Feeds


PKB Online

Pendaftaran Siswa Baru


Pengumuman Lelang Barang dan Jasa
LPSE

Webmail
Webmail Login

SULUH
Suluh Media

Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof. Dr.Soeharso, Surakarta
Kementerian Sosial RI 2012