Produksi Masker dan Siapkan Hand Sanitizer

Dipublikasi pada Kamis, 09 April 2020 oleh admin

Tamu menulis "

Pegawai BBRSPDF "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta Produksi Masker dan Siapkan Hand Sanitizer

 

SURAKARTA, (4/4/2020)- Salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, Kementerian Sosial RI memberlakukan “Work From Home” bekerja dari rumah kepada seluruh pegawainya. Sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik ( BBRSPDF ) "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta, merupakan lembaga pelayanan Publik, menindaklanjuti instruksi pimpinan dengan menerapkan bekerja dari rumah dan sistem kerja piket bagi pegawai secara bergilir dimana dalam lima hari kerja pegawai wajib hadir ke kantor 1 (satu) kali. Hal tersebut diterapkan dengan pengecualian terutama bagi pegawai yang sedang hamil, sedang sakit dan yang perjalanan ke kantor menggunakan transportasi umum.


Kegiatan piket pegawai di BBRSPDF "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta saat ini diisi dengan berkreasi untuk memproduksi masker yang dijahit oleh pegawai yang mempunyai keterampilan menjahit. Beberapa pegawai lainnya membantu menyetrika, mensterilkan masker dengan alat sterilisasi yang kemudian langsung dikemas dengan plastik agar masker dipastikan tetap dalam keadaan steril. Tak ketinggalan Kepala BBRSPDF "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta, Heri Kris Sritanto beserta istri juga meluangkan waktu untuk memantau, menemani bahkan ikut berperan aktif dalam proses produksi. Masker yang dibuat adalah jenis masker yang dapat dicuci ulang, terbuat dari bahan kain lembut. Masker yang sudah diproduksi dan sudah dikemas sebanyak kurang lebih 800 masker. Kegiatan memproduksi masker ini dilakukan selama 3 (tiga) hari, dimulai dari Kamis, 2 April sampai Sabtu, 4 April 2020. Kemungkinan besar produksi masker masih akan terus berlanjut di hari kerja bagi pegawai yang piket selama masker masih menjadi barang "wajib" untuk memutus mata rantai penyebaran COVID - 19.



Selain memproduksi masker, pegawai yang piket secara bergantian mengisi cairan hand sanitizer ke botol – botol ukuran 60 ml sebanyak kurang lebih 800 botol.


Masker dan hand sanitizer tersebut akan segera dibagikan utamanya kepada masyarakat di sekitar lingkungan Balai. Hal tersebut dilakukan, karena saat ini sulit untuk mendapatkan masker yang sekali pakai dan langkanya cairan hand sanitizer yang dijual di pasaran. Kalaupun ada, harga sangat mahal yang kemungkinan menyulitkan bagi masyarakat yang pengahasilannya pas-pasan.


Mengapa kegiatan peduli berbagi oleh BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta saat ini diperlukan, karena KEMENTERIAN SOSIAL RI HADIR !!!


BBRSPDF "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta, ingin hadir membantu memutus mata rantai penyebaran COVID - 19 kepada masyarakat, khususnya diawali dari lingkungan sekitar Balai kami tepatnya di sekitar wilayah Kecamatan Jebres Surakarta.

"

Posted in Berita

 
Topics Terkait

Berita