TERAPI PENGHIDUPAN
Tanggal: Jumat, 20 Maret 2020
Topik: Berita


TERAPI PENGHIDUPAN (LIVELIHOOD THERAPY) MELALUI KEGIATAN WIRAUSAHA ENTREPRENEURSHIP SKILL BAGI PENERIMA MANFAAT

 

 

Surakarta, Senin (16/3/2020) bertempat di Gedung Brawijaya Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik ( BBRSPDF ) "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta selenggarakan Pembukaan Pelatihan Kewirausahaan atau Terapi Penghidupan (livelihood Therapy) melalui Entrepreneurship Skill kepada penerima manfaat.


Pembukaan oleh Kepala BBRSPDF, Heri Kris Sritanto dan didampingi Tutik Nurning Kepala Bidang Resosialisasi dan Bimbingan Lanjut.


Selesai sambutan pengarahan dalam pembukaan ditandai dengan penyematan topi koki kepada 8 orang penerima manfaat mewakili kelompok kewirausahaan yang ber anggota 12 atau 11 orang peserta.



 

Pelatihan kewirausahaan Angkatan I Tahun 2020 diikuti oleh 93 orang penerima manfaat, terbagi dalam 8 jenis boga/kuliner antara lain:

  1. Aneka lauk cepat saji;
  2. Susu kedelai;
  3. Singkong keju, getuk isi;
  4. Aneka kue;
  5. Telur asin
  6. Pempek palembang;
  7. Egg roll
  8. Tradisional jamu

Untuk 8 jenis kuliner tersebut dilatih oleh instruktur yang merupakan pelaku usaha dan mampu di bidang nya.
Untuk praktek jenis masakan akan dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 16-22 Maret 2020.


Ada satu perlakuan khusus untuk pembuatan telor asin, pembuatanya dimulai 1 minggu terlebih dahulu untuk proses perendaman, agar hasil lebih legit asin nya.


Praktek penjualan hasil produksi kewirausahaan akan dijual di dalam lingkungan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta karena alasan kondisi KLB di wilayah Kota Surakarta.


Dalam sambutan Kepala BBRSPDF menyampaikan bahwa "Dibalik kekurangan dari penerima manfaat (PM), tentu dibalik itu ada kekuatan yang dimilikinya," ujar Kepala Balai.
"Apalagi semua penerima manfaat baru saja mengikuti kegiatan Reach Independence dan Sustainable Enterprenuership (RISE) dari People System Consultancy (PSC), yang tentu diharapkan dengan mengikuti pelatihan kewirausahaan ini mampu menerapkan prinsip ilmu penjualan dan mampu memanage keuangan termasuk pemasarannya.


Kegiatan kewirausahaan ini merupakan kegiatan diversi selain skill utama yang telah dimiliki yang dilatihkan di vak keterampilan," demikian Heri Kris mengakhiri sambutan nya.

 

Penulis :
Endang Gumelar G (Penyuluh Sosial Ahli Muda)







Artikel dari BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta
http://soeharso.kemsos.go.id

URL:
http://soeharso.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=563