BBRSPDF
Tanggal: Kamis, 09 April 2020
Topik: Berita


Penerima Manfaat Dipulangkan Sementara, BBRSPDF "Prof. Dr. Soeharso" Surakarta Siapkan Layanan Jarak Jauh

 

SURAKARTA, 4/4/2020 – Dengan ditetapkannya status Kota Surakarta, sejak 13 Maret 2020 Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19, Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik ( BBRSPDF ) “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan "RC Solo", Heri Kris Sritanto bersama dengan Tim Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 di lingkungan BBRSPDF “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta mengadakan rapat maraton dan dari hasil rapatnya (19/3/2020) memutuskan bahwa Penerima Manfaat (PM) BBRSPDF “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta dipulangkan sementara karena kondisi "darurat". Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID - 19, maka 93 PM yang terdiri dari 60 PM berasal dari pulau jawa dan 33 PM luar pulau jawa semuanya dipulangkan sementara ke daerah asal masing-masing.


Pemulangan PM dilakukan secara bertahap melalui penjemputan oleh keluarga, dinas sosial dan dengan cara pengantaran oleh petugas BBRSPDF “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta.


Pembekalan sebelum PM pulang diberikan surat keterangan Dokter, vitamin dan obat sesuai kebutuhan PM terutama bagi mereka yang pasca operasi orthopedi, sehingga PM dapat mandiri dalam activity daily living (ADL) dan dibantu keluarga selama berada di rumah.



Layanan Jarak Jauh melalui group WA kepada PM dan petugas tetap dilakukan agar PM dan keluarga dapat berkonsultasi berbagai hal dengan tim profesional dari BBRSPDF “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta. Untuk PM yang masih memerlukan perawatan medis seperti medikasi pasca operasi, PM selalu di monitor oleh tim dari Instalasi Perawatan dan Revalidasi (IPR). Sedangkan PM yang masih membutuhkan fisioterapi, sementara PM diajarkan melalui video call dan kiriman video untuk meniru melakukan fisioterapi mandiri di rumah dan tentu dengan arahan dan monitoring oleh fisioterapis.


Rehabilitasi Sosial Psikologis kepada PM juga diberikan melalui kontak jarak jauh dan motivasi setiap harinya oleh psikolog dan pekerja sosial serta pemantauan rutin selama di rumah dari pekerja sosial.


Selain layanan dari tim profesi, PM juga banyak mendapatkan arahan dan informasi dari petugas lainnya terkait dengan kegiatan pengisian waktu luang yang bermanfaat selama PM berada di
rumah.


Monitoring dan evaluasi dilakukan juga melalui pengisian formulir dengan menggunakan google form yang dishare melalui WA group tersebut.


Layanan Rehabilitasi Jarak Jauh ini diterapkan Balai sampai keputusan Pemerintah menyatakan COVID 19 di Indonesia selesai. Tatap muka tetap bisa dilakukan walau secara fisik terpisahkan oleh jarak. Layanan terhadap PM tetap tersampaikan karena menggunakan fasilitas media yang familiar digunakan oleh PM.







Artikel dari BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta
http://soeharso.kemsos.go.id

URL:
http://soeharso.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=570